Lompat ke konten

Dunia Ini Terlaknat Kecuali Tiga Perkara

DUNIA INI TERLAKNAT KECUALI TIGA PERKARA

KHUTBAH PERTAMA

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ.

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَـقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلٰهَ إِلاَّ اللّٰه وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللّٰه، اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللّٰه، أُوْصِيْنِيِ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللّٰه، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللّٰهُ الْعَظِيمْ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

 

“Wahai orang-orang yang beriman, berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya” (QS An-Nisaa’: 136).

 

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
أَمَّا بَعْدُ،

Nabi SAW. Pernah bersabda:

عن أبي هريرة -رضي الله عنه- عن النبي -صلى الله عليه وسلم- يقول: (ألَا إنَّ الدُّنيا مَلعونَةٌ مَلعونٌ ما فيها إلَّا ذِكْرَ اللهِ، وما والاه، وعالِمًا أو مُتعَلِّمًا)

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : Sungguh, Dunia ini terlaknat dan terlaknat juga seluruh isinya, kecuali (perkara yang membuat seseorang) mengingat Allah, Orang yang mengajarkan ilmu, dan mempelajarinya. (HR. At-Tirmidzi).

Ya Ma’asyiral Muslimin, hadis tentang “Dunia ini terlaknat kecuali dzikir kepada Allah, orang yang berilmu, dan penuntut ilmu” mengingatkan kita bahwa kehidupan dunia pada dasarnya fana, sementara, dan bisa menipu siapa saja yang terlalu menggantungkan hatinya kepada kesenangannya. Para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud “terlaknat” adalah dijauhkan dari rahmat Allah apabila dunia itu melalaikan hamba dari tujuan hidupnya. Karena itu, Rasulullah ﷺ mengarahkan perhatian kita agar tidak tertipu oleh gemerlap dunia yang menyesatkan.

Dalam hadis ini Rasulullah ﷺ memberikan tiga pengecualian: dzikir kepada Allah, orang yang mengajarkan ilmu, dan orang yang menuntut ilmu. Tiga kelompok inilah yang mendapatkan rahmat Allah karena aktivitas mereka selalu berhubungan dengan ketaatan, perbaikan diri, dan penyebaran kebaikan. Dengan kata lain, apa pun yang mengingatkan kepada Allah dan menguatkan ilmu agama termasuk amalan yang mulia dan tidak tercela di sisi Allah.

Para ulama seperti Ibn Rajab menjelaskan bahwa nilai sebuah aktivitas tergantung pada niatnya. Jika seseorang belajar, bekerja, atau beraktivitas dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah, maka kegiatan itu pun dapat menjadi bagian dari “dzikir” yang dimaksud dalam hadis. Namun jika aktivitas itu hanya mengejar dunia, harta, atau kemuliaan manusia semata, maka ia termasuk dalam perkara dunia yang tercela. Inilah peringatan yang harus kita renungkan agar tidak salah menempatkan tujuan hidup.

Jamaah sekalian, hadis ini menjadi ajakan bagi kita untuk mengisi kehidupan dengan hal-hal yang bernilai akhirat: memperbanyak dzikir, memuliakan ilmu, dan terus menuntut ilmu yang bermanfaat. Dunia boleh kita cari, namun jangan sampai mendominasi hati. Sebab yang kekal bukan harta, bukan jabatan, dan bukan pujian manusia—tetapi amal yang dilakukan dengan ikhlas karena Allah. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang hatinya dimakmurkan oleh dzikir, ilmunya bermanfaat, dan langkahnya selalu berada di jalan ketaatan.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

KHUTBAH KEDUA

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الْحَقِّ الْمُبِيْنِ. الَّذِي حَبَانَا بِالْإِيْمَانِ وَالْيَقِيْنِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. خَاتَمِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِيْن. وَعَلَى آلِهِ الطَّيِّبِيِن. وَأَصْحَابِهِ الأَخْيَارِ أَجْمَعِين. وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ
فَيَا عِبَادَ الِلّٰهِ. أُوْصِيْنِيِ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللّٰهِ. فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللّٰهُ العَظِيمْ

اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

 

من صلى علي في يوم الجمعة الف مرة لم يمت حتى يرى مقعده فى الجنة 

اللَّهُمَّ صَلِّى صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِى تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُومٍ لَكَ

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيمًا كَثِيرًا

عِبَادَ اللَّهِ،إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ.أَقِمِ الصَّلَاةَ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *