TAQWA
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته.
Khutbah I
إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه، وحبيبه وخليله، صلوات ربي وسلامه وبركاته عليه، وعلى آله وأصحابه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أما بعد
فيا أيها المسلمون، أوصي نفسي وإياكم بتقوى الله، فقد فاز من آتقى. كما قال تعالى : يَأْيُّهَا الَّذِينَ عَامَنُوا أَتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قُوْرًا سَدِيدًا (70) يُصْلِحَ لَكُمْ أَعْمَلَكُمْ وَيَعْفِرَ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَر َ فَارَ فَوْرًا عَظِيمًا.
Jama’ah Jum’at rahimakumullah,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan ketakwaan yang sebenar-benarnya. Yaitu dengan mengamalkan apa yang diperintahkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla dan oleh RasulNya serta menjauhi apa yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan oleh RasulNya.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
عن جابر بن عبد الله، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: لا فضل لعربي على عجمي ولا لعجمي على عربي ، ولا لأبيض على أسود ، ولا لأسود على أبيض – : إلا بالتقوى .الناش من آدم ، و آدم من تراب
Dari Jabir bin Abdillah bahwa Rasulullah bersabda: “Tidak ada kelebihan bagi bangsa Arab atas orang ‘Ajam (non’Arab), dan sebaliknya tidak ada kelebihan dari orang Non Arab atas orang Arab, dan juga yang berkulit putih atas orang berkulit hitam, juga sebaliknya orang berkulit hitam atas orang berkulit putih kecuali TAQWA-nya. Semua manusia berasal dari Adam, dan Adam berasal dari Tanah.” (HR. Ahmad, dan lainnya).
Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan manusia dengan berbagai macam bentuk, berbagai jenis ras, berbagai warna kulit; mereka semua dihadapan Allah kedudukannya sama, yang membedakan hanyalah ketaqwaan mereka kepada Allah azza wa jalla.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ
“Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu.” (QS. Al- Hujurat[49]: 13).
Allah Subhanahu wa Ta’ala sedang menjelaskan ukuran kemuliaan yang tentunya kebanyakan orang menilai kemuliaan bukan dari ketakwaan. Tapi jadi jabatan, kekayaan, dan keturunan. Sehingga orang setakwa apapun kalau dia miskin, maka kurang dihormati. Orang setakwa apapun, seandainya dia keturunan orang biasa-biasa saja, maka kurang dihormati. Begitu pula, orang setakwa apapun seandainya dia tidak memiliki jabatan maka kurang dihormati.
Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan bahwa yang mulia bukan yang paling kaya, tinggi jabatannya, maupun ningrat. Kata yang paling mulia adalah yang paling bertakwa di antara kalian.
Jama’ah rahimakumullah,
Satu hal yang harus kita ingat, bahwa ketakwaan bukan kita dapatkan dengan pengakuan. Ketakwaan bukan diukur dari klaim, “Saya paling bertakwa”. Bukan. Tapi ketakwaan ada ciri-cirinya. Seandainya seseorang memiliki ciri-ciri tersebut, maka dia adalah manusia yang bertakwa. Jika tidak, maka tidak bertakwa.
Seorang sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang bernama Abdullah Ibnu Zubair radhiyallahu ‘anhu menyampaikan ciri-ciri orang bertakwa, kata beliau;
أَمَّا بَعْدُ، فَإِنَّ لِأَهْلِ التَّقْوَى عَلَامَاتٍ يُعْرَفُونَ بِهَا، وَيَعْرِفُونَهَا مِنْ أَنْفُسِهِمْ
Sesungguhnya orang yang bertakwa itu punya ciri (tanda-tanda). Dengan tanda-tanda itu dia bisa diketahui dan dikenali ketakwaannya. Dan dia juga bisa menyadari apakah dia bertakwa atau tidak.
Ciri pertama dan kedua:
مِنْ صَبْرٍ عَلَى الْبَلَاءِ، وَرِضًى بِالْقَضَاءِ
Akan terlihat dari kesabaran dan keridhaannya dalam menghadapi musibah yang Allah Subhanahu wa Ta’ala timpakan kepadanya.
Ketika kita menghadapi musibah, kemudian kita bersabar, bahkan kita ridha menghadapi ujian tersebut. Maka itu ciri yang pertama bahwa kita adalah orang yang bertakwa.
Ciri yang ketiga:
وَشُكْرِ النَّعْمَاءِ
Bersyukur ketika mendapatkan nikmat. Sekecil apapun nikmat tersebut. Maka seandainya ada orang yang mendapatkan nikmat lalu dia menganggap remeh nikmat itu, karena dia pikir itu nikmat yang kecil, berarti dia belum masuk dalam kategori orang yang bertakwa.
Ciri yang empat adalah:
وَذُلٍّ لِحُكْمِ الْقُرْآنِ
Patuh dengan hukum Allah Subhanahu wa Ta’ala yang termaktub di dalam Al-Qur’an. Orang yang beriman ketika ketemu dengan ayat Al-Qur’an yang memerintahkan sesuatu maka dia mengatakan, “سَمِعْنَا وَ أَطَعْنَا” Dan ketika menemukan ayat Al-Qur’an yang melarang sesuatu, maka dia pun akan meninggalkan tanpa banyak beralasan.
Mari kita periksa tiga ciri ini dalam diri kita masing-masing. Apakah kita sudah bersabar ketika menghadapi ujian? Apakah kita sudah bersyukur? Dan apakah kita sudah patuh dengan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala?
Seandainya sudah, maka bersyukurlah. Mudah-mudahan kita termasuk ke dalam orang yang bertakwa. Jika belum, maka berupayalah agar kita menjadi orang-orang yang bertakwa dengan memenuhi sifat-sifat tadi.
اقول قولي هذا واستغفر الله لي ولكم، ولسائر للمؤمنين والمؤمنات، فاستغفروه، انه هو الغفور الرحيم
Khutbah II
الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين والصلاة والسلام على عبده ورسوله وخليله وصفوته من خلقه نبينا وإمامنا وسيدنا محمد بن عبد الله وعلى آله وأصحابه ومن سلك سبيله واهتدى بهداه إلى يوم الدين.
هذا وصلوا وسلموا – رحكم الله على الصادق الأمين كما أمركم بذلك مولاكم رب العالمين، فقال سبحانه: “إنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلَّمُوا تَسْلِيماً”.
اللهم صل على محمد وعلى آل محمد، كما صليت على آل إبراهيم، وبارك على محمد وعلى آل محمد، كما باركت على آل إبراهيم في العالمين إنك حمید مجید
اللهم اغفر للمؤمنين والمؤمنات، والمسلمين والمسلمات، الاحياء منهم والاموات، انك سميع قريب مجيب الدعوات
اللهم منزل الكتاب مجري السحاب هازم الاحزاب اهزم اعداءك اعداء الدين يا رب العالمين
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَتُبْ عَلَيْنَا اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
و سبحان ربك رب العزه عما يصفون وسلام على المرسلين والحمد لله رب العالمين.
عباد الله ان الله يامرك العدل والأحسان وايتاء اذ القرب وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي، يعدكم لعلكم تذكرون، فاذكروا الله العظيم يذكركم واشكره على نعمه يزدكم ولذكر الله اكبر، أقيم الصلاة.
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته.