Lompat ke konten

JALAN KE SURGA (TAkWA)

Khutbah 1

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُه

الْحَمْدُ للهِ الَّذِي بَشَرَ الْمُتَّقِينَ بِأَنَّ لَهُمُ الْحُسْنَى فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً مُعْتَرفِ بِالْعَجْزِ وَالتَّقْصِيرِ فِي طَاعَتِهِ الْمُنْحِيَةِ الْمُسِرَّةِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوثُ بِالرِّسَالَةِ الْمُنِيرَةِ • اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُؤَيَّدِ بِالْمُعْجِزَاتِ الْبَاهِرَةِ ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ التَّقْوَى وَأَهْلِ الْمَغْفِرَةِ أَمَّا بَعْدُ ، فَيَا أَيُّهَا الْإِخْوَانُ رَحِمَكُمُ اللهُ، أَوْصِيكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ: يَتَأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْتَكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ •

Hadirin kaum muslimin, semoga Allah merahmati kita semua.

Marilah kita senantiasa menambah ketakwaan dan ketaatan kepada Allah Subḥānahū wa Ta‘ālā dengan sungguh-sungguh melaksanakan seluruh perintah-Nya serta meninggalkan dan menjauhi semua larangan-Nya. Sebab hanya dengan ketakwaanlah manusia dapat memperoleh kebahagiaan, keselamatan, dan ketenteraman, baik dalam kehidupan di dunia ini maupun kelak di kehidupan akhirat.

Kata takwa sejatinya bukanlah sesuatu yang asing bagi kita semua. Ia sering kita dengar dan sering pula kita ucapkan. Namun terkadang terasa berat ketika harus kita laksanakan dengan sungguh-sungguh. Takwa itu mudah diucapkan dengan lisan, tetapi tidak selalu mudah untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Para ulama menjelaskan bahwa takwa mencakup dua perkara yang sangat penting, sebagaimana yang disampaikan oleh Imam al-Ghazali :

إِمْتِثَالُ الْأَوَامِرِ وَاجْتِنَابُ النَّوَاهِي

Artinya: melaksanakan seluruh perintah Allah dan menjauhi seluruh larangan-Nya.

Kenyataannya, banyak di antara kita yang merasa bahwa melaksanakan perintah itu lebih mudah daripada meninggalkan larangan. Oleh karena itu, takwa sangat membutuhkan ilmu. Tanpa ilmu, seseorang tidak akan mampu memahami mana yang harus dikerjakan dan mana yang harus ditinggalkan. Para ulama menyampaikan bahwa takwa merupakan rangkaian dari ilmu, amal, dan istiqamah.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Salah satu bentuk ketakwaan yang harus kita wujudkan dalam kehidupan sosial adalah menjaga hubungan antarsesama umat Islam, menjaga hati dari sifat dengki, serta senantiasa menyebarkan cinta kasih dan persaudaraan. Hal ini telah diingatkan oleh Nabi Muhammad ﷺ dalam Hadis Arba‘in Nawawi nomor tiga belas:

لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

Hadis ini mengajarkan kepada kita bahwa iman tidak hanya berkaitan dengan ibadah pribadi semata, tetapi juga harus tercermin dalam akhlak dan perilaku kita terhadap sesama. Orang yang imannya sempurna tidak senang melihat saudaranya sengsara, tidak senang melihat saudaranya kesusahan, dan tidak senang melihat saudaranya tertimpa musibah.

Hadirin kaum muslimin yang dirahmati Allah,

Jika kita senang dibantu, maka kita pun harus senang membantu. Jika kita tidak suka disakiti, maka kita juga tidak boleh menyakiti orang lain. Jika kita senang didoakan, maka kita pun hendaknya senang mendoakan orang lain. Inilah akhlak mulia yang diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ.

Apabila nilai-nilai tersebut dapat kita amalkan, insyaallah kehidupan bermasyarakat akan dipenuhi dengan ketenteraman, persaudaraan yang semakin kokoh, dan umat Islam akan menjadi umat yang dirahmati oleh Allah Subḥānahū wa Ta‘ālā.

Oleh karena itu, marilah kita semua senantiasa berupaya meningkatkan ketakwaan, membersihkan hati, menjauhkan sifat dengki dan permusuhan, serta mengamalkan ajaran Rasulullah ﷺ dengan sungguh-sungguh. Semoga kita semua termasuk umat Nabi Muhammad ﷺ yang imannya sempurna dan akhlaknya mulia.

Semoga Allah senantiasa memberikan petunjuk dan pertolongan kepada kita agar mampu menunaikan kewajiban kita dalam mengabdi dan beribadah kepada-Nya.SWT.

جَعَلْنَا اللَّهُ وَإِيَّاكُمْ مِنَ الْفَائِزِيْنَ الْأَمِنِينَ ، وَأَدْخَلَنَا وَإِيَّاكُمْ فِي زُمْرَةِ عِبَادِهِ الصَّالِحِينَ، وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِين

Khutbah 2

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَقّ حَمْدِهِ ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ شَهَادَةَ عَبْدِهِ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْوَلِيُّ بِعَهْدِهِ • صَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ مِنْ بَعْدِهِ، وَسَلَّمَ تَسْلِيمًا كَثِيرًا• أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللَّهَ تَعَالَى وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ تَعَالَى أَمَرَكُمْ أَمْرًا عَمِيمًا• فَقَالَ جَلَّ حَلَالُهُ : إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَالتَّابِعِينَ، وَتَابِع التَّابِعِينَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنَ، وَارْحَمْنَا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ • اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ، وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ يُجيبُ الدَّعَوَاتِ . اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَئِمَّتَنَا وَأُمَّتَنَا وَقُضَاتَنَا وَعُلَمَاءَنَا وَفُقَهَاءَنَا وَمَشَابِحْنَا صَلَاحًا تَامَّا عَامَّا وَاجْعَلْنَا هُدَاهُ مُهْتَدِينَ اللَّهُمَّ انْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ، وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ الْمُسْلِمِينَ. أَللَّهُمَّ أَهْلِكْ أَعْدَاءَ الدِّيْنَ، وَأَلْفُ بَيْنَ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِينَ، وَفُكَ أَسْرَ الْمَأْسُوْرِيْنَ ، وَفَرِّجْ عَنِ الْمَكْرُوبِيْنَ ، وَاقْضِ الدَّيْنَ عَلَى الْمَدْيُؤْنِيْنَ، وَاكْتُبِ اللَّهُمَّ السَّلَامَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى الْغُزَّاةِ وَالْمُجَاهِدِينَ وَالْمُسَافِرِيْنَ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ اللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْبَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحْنَ ، مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَ عَنْ سَائِرِ بِلَادِ الْمُسْلِمِينَ عَامَّةً ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُونَا بِالْإِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوْبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوْا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوْفٌ رَّحِيمٌ.

عِبَادَ اللَّهِ! إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدُكُمْ وَاسْتَلُوهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *