Mencintai Kebaikan untuk Saudaranya
Khutbah Pertama
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ، وَنَسْتَعِيْنُهُ، وَنَسْتَغْفِرُهُ. وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلٰى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
Ma’asyiral muslimin jamaah Jumat rahimakumullah…
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah ﷻ dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Karena ketakwaan adalah sebaik–baik bekal kembali kepada Allah ﷻ.
Pada kesempatan yang mulia ini, marilah kita renungi sebuah hadits , hadits ke-20 dalam Arba’in Nawawi tentang kemuliaan akhlak dan persaudaraan sesama muslim:
عَنْ أَبِيْ حَمْزَة أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ خَادِمِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: (لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ) رَوَاهُ اْلبُخَارِيّ وَمُسْلِمٌ
“Tidaklah sempurna iman salah seorang di antara kalian sampai ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri.”
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah…
Hadits ini mengajarkan bahwa kesempurnaan iman tidak hanya ditunjukkan dengan ibadah ritual semata, tetapi juga melalui sikap sosial dan akhlak kepada sesama. Seorang muslim belum dikatakan sempurna imannya jika ia hanya ingin kebaikan untuk dirinya sendiri, tetapi tidak peduli terhadap orang lain.
Ketika seorang muslim:
- Ingin dihormati, maka hormatilah orang lain
- Ingin dibantu, maka bantulah saudaramu
- Ingin diperlakukan dengan baik, maka perlakukanlah orang lain dengan kebaikan
- Ingin dimudahkan urusannya, maka mudahkan urusan saudaranya. Beginilah ciri akhlak seorang mukmin yang sejati.
Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadits lain:
“المُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا”
“Mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan bangunan, saling menguatkan satu sama lain.”
Betapa indahnya hidup jika kita saling mencintai, saling mendukung, saling menutupi kekurangan, dan tidak mencari-cari kesalahan saudara sendiri.
Hari ini banyak hubungan rusak karena iri, dengki dan ego lebih besar dari cinta dan persaudaraan. Padahal Islam menginginkan kita menjadi umat yang bersatu, bukan berpecah belah.
Jamaah Jumat rahimakumullah…
Mari kita wujudkan hadits Rasulullah ﷺ dalam kehidupan nyata dengan berbuat baik kepada tetangga, karena merekalah yang paling dekat dengan hidup kita. Memaafkan kesalahan saudara, karena Allah membalas dengan ampunan yang lebih besar. Ringankan beban orang lain, mungkin dengan senyum, dukungan, tenaga, atau harta. Jauhkan diri dari iri dan kebencian, karena ia merusak persaudaraan dan iman. Ketika kita mencintai kebaikan untuk saudara kita, maka Allah akan mencintai kita. Ketika kita memudahkan urusan orang lain, Allah akan memudahkan urusan kita dunia dan akhirat.
Mari kita perkuat ukhuwah, saling menolong dalam kebaikan, dan menjauhi segala bentuk permusuhan dan perpecahan. Jadikan hadits ini pedoman dalam keluarga, masyarakat, dan kehidupan kita semua.
Khutbah II
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.
اَللّٰهُمَّ أَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِنَا، وَاجْعَلْنَا مِمَّنْ يُحِبُّ الْخَيْرَ لِإِخْوَانِهِ.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ.
… عِبَادَ اللهِ
إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
فَاذْكُرُوا اللّٰهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَرُ، وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ. وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ